Cerita Mitos Tentang Gigi Yang Tanggal Atau Copot Harus Di Lemparkan Ke Atas Atap
/ Genteng. Secara medis memang gigi manusia harus mengalami pergantian
dari gigi susu kemudian copot / tanggal dan digantikan oleh gigi dewasa.
Biasanya proses pergantian ini terjadi pada masa manusia umur
anak-anak. Makanya cerita mitos tentang gigi ini lebih terkenalnya dalam dunia anak-anak.
Untuk zaman sekarang sepertinya mitos ini sudah hampir hilang,
sudah jarang anak-anak yang mau melakukan ini. Tapi menariknya ternyata
mitos membuang gigi tanggal ke atap itu tidak hanya beredar luas dalam
masayarakat Indonesia saja. Tapi di negara-negara lain pun hampir sama, bahkan negara yang maju pun justru lebih "mitos". Dan berikut adalah mitos-mitos tersebut:
Di Yunani katanya kalau giginya tanggal harus di buang / dilempar
ke atap atau genting. Ini dilakukan katanya biar hidupnya beruntung.
Di negara Filipina, Pakistan, Kolombia, Jamaika, Bulgaria pun mengatakan demikian.
Tapi kalau negara India, gigi yang tanggal sebelum dilempar harus di bungkus dulu dengan kotoran sapi baru kemudian dilemparkan ke atap.
Beda dengan negara Bangladesh, di negara ini mitos anak-anak yang mengalami copot gininya adalah dibuang atau dimasukan lubang rumah tikus. Mitosnya sih katanya supaya gigi yang tumbuh menggantikannya biar lebih bagus dan lebih tajam seperti gigi-gigi tikus tersebut.
Di Kanada dan eropa lainnya inilah yang anak-anak disana percaya adanya peri gigi.
Jadi kalau gigi mereka tanggal, mereka akan menyimpannya di bawah
bantal. Mereka percaya kalau mereka tidur lelap di malamnya, peri gigi
tersebut akan datang dan menggantikan gigi yang berada di bawah bantal
tersebut dengan uang atau benda hadiah lainnya.
Nah kalau di Indonesia ? yang dilemparkan ke atap adalah kalau
gigi yang copot gigi bagian bawah. Sebaliknya, kalau gigi yang copot
adalah gigi yang bagian atas maka gigi tersebut dibuangnya dengan cara
dipendam dalam tanah. Kalau aturan ini dilanggar, katanya akan terjadi
hal-hal yang tidak diinginkan dalam hidupnya. Tidak dijelaskan dengan
pasti hal yang tidak diinginkan tersebut apa.
Sedangkan di Vietnam, dilemparkan ke atap sambil cukup mengucapkan doa atau permohonan saja....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar