Jumat, 13 September 2013

Jenis-jenis sakit kepala dan cara mengobatinya

Hampir semua orang pernah mengalami sakit kepala, entah sakit kepala ringan atau sakit kepala yang nyeri luar biasa. Tetapi, tidak semua dari mereka yang pernah mengalami sakit kepala tahu jenis sakit kepala apa yang tengah mereka rasakan dan apa penyebabnya.

4 Jenis sakit kepala dan penyebabnya

Ada 4 jenis sakit kepala yang kita kenal hingga saat ini. Keempat sakit kepala ini tentu saja berbeda, baik gejala, tingkat kesakitan yang diderita, maupun cara mengatasinya.
So, yuk kita bahas satu per satu keempat jenis sakit kepala tersebut beserta penyebabnya. Agar kita menjadi mengerti dan tahu penyebab dan cara mengatasinya. Sebab, jika kita tidak mengetahui hal ini, bisa-bisa sakit kepala kita semakin parah.

1. Sakit kepala akibat ketegangan di kepala

Sakit kepala jenis ini paling umum dialami. Umumnya, disebabkan ketegangan otot di bagian kepala, bahu dan belakang leher. Gejala awalnya adalah rasa sakit yang akut pada otot di area leher dan pundak. Ketegangan otot ini bisa disebabkan oleh posisi tubuh yang kurang nyaman, stres dan kelelahan.
Untuk mengatasinya, Anda bisa konsumsi obat penghilang nyeri yang dijual bebas di pasaran, tentunya dengan dosis yang dianjurkan. Atau mulailah melakukan meditasi, gerakan yoga ringan, dan banyak istirahat agar otot lebih relaks dan kendur.

2. Sakit kepala migrain

Sakit kepala migren atau migrain sering digambarkan sebagai sakit kepala yang hebat, berdenyut dan menyerang kepala pada satu sisi. Migrain adalah kondisi neurologis yang disebabkan oleh gangguan pembuluh darah karena adanya perubahan serotonin. Sakit dimulai dengan rasa nyeri yang hebat atau kepala terasa berdenyut, menjadi terganggu terhadap cahaya, bahkan bisa sampai mual atau muntah.
Sakit kepala ini bisa disebabkan karena stres, perubahan hormon, perubahan kondisi yang tidak menentu, bahkan beberapa jenis makanan juga dapat memicu terjadinya migrain. Untuk menguranginya Anda dapat mengonsumsi obat-obatan yang dijual di pasaran, atau mintalah obat-obatan dengan resep dokter jika migren sudah terasa sangat parah dan sering terjadi.

3. Sakit kepala sinus

Sakit kepala sinus kadang sering tertukar dengan sakit kepala migren. Sakit kepala sinus disertai dengan sinusitis (peradangan pada selaput lendir), dan membuat nyeri yang mendalam di tulang pipi, dahi, atau hidung. Segera konsultasikan dengan dokter bila sakit kepala sering terjadi, dan mintalah resep obat-obatan sinus untuk mengurangi sakitnya.

4. Sakit kepala cluster

Sakit kepala jenis ini menyebabkan nyeri yang luar biasa dan biasanya terjadi pada pria. Gejala yang dialami berupa sakit yang luar biasa, biasanya di sekitar mata, tapi dapat merambat pada area lain di wajah, kepala, leher dan pundak, Keluar air mata secara berlebihan, Lendir atau basah pada lubang hidung, Ukuran pupil yang mengecil dan kelopak mata yang layu.
Apa saja penyebabnya? Sakit kepala cluster umumnya disebabkan karena konsumsi alkohol, atau juga sering terjadi pada perokok. Untuk mengatasinya, Anda bisa mulai mengurangi kebiasaan merokok dan minum alkohol. Jika masih sering terjadi, segera temui dokter untuk mendapat penanganan lebih lanjut.
Nah, sekarang sudah tahu kan jenis sakit kepala dan penyebabnya, termasuk cara mengatasinya. Dengan adanya pengetahuan ini, diharapkan pembaca sekalian tidak lagi merasakan sakit kepala. Kalaupun masih merasakannya, semoga bisa cepat mengatasinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar